Rabu, 07 Oktober 2015

Menambahkan Switch Case Pada Java

Hallo guys!!!
Jumpa lagi bersama saya. Di post yang lalu kita sudah belajar tentang menginputkan scanner pada java. Kini kita belajar tentang switch case yaakk. Sebelumnya aku mau jelasin dulu apa sih sebenernya switch case itu? Sebenarnya switch case dan if itu mirip.  Tapi pada switch case di rancang khusus untuk pengambilan keputusan dengan banyak alternatif pilihan.  Oke langsung saua kita mulai tutorialnya. Cekidooottt!!

Kali ini kita lanjutakan project toko pak joko yang di post lalu yaa, tapi kalo mau bikin project baru juga bisa kok. Caranya bisa di lihat di post sebelumnya. Oke kita lanjut lanjutin projectnya. Caranya gini, pertama kita buka project took pak joko kita lalu kita double klik. Munculah folder “Source Packages”  kaya gini.


Lalu kita double klik lagi munculah folder “toko.pak.joko” nah itu kita klik kanan. Akan muncul seperti ini


Kita sorot pilihan new lalu kita pilih Java Class, seperti ini


Akan muncul kotak dialog. Pada kolom Class Name kita beri nama sesuka hati kalian. Kali ini saya akan memberi nama “pilihbarang” . jika sudah klik finish. Seperti ini



Tampilannya akan seperti ini


Okke kita mulai menginputkan scanner seperti di post sebelumnya ya, dengan menambahkan import java.util.Scanner; seperti ini


Lalu kita tambahkan statement public static void main(string [] Ayuputri) { , itu nama aku bisa diganti sesuka hati yaa hehe .  lalu kita tambahkan variable  apa saja yang kita butuh kankaya gini nih.

Jadi public static void main itu sendiri adalah fungsi main dimana public pada bagian ini berarti bahwa metode-metode dapat dipanggl di dalam maupun di luar kelas. Static sendiri brarti sama untuk seluruh instan dari kelas dan void sendiri baerarti bahwa metode tidak akan mengirim apapun setelah selesaint. Fungsi main ini berisi argument yang diambil dari ruang eksekusi.
Statement Int untuk angka bulat sedangkan statement double untuk angka desimal.


Okedeh lanjut kita tampilkan outputnya ,  tambahkan juga variablenya pilih = in.nextInt(); untuk memberi kode bahwa variable pilih akan di inputkan oleh user, kira-kira seperti ini lah.
Fungsinya \n  sendiri adalah supaya tampilan lurus kebawah.


Kita mulai menggunakan fungsi switch case, Disini kita menggunakan diskon ya , masih ingat kan tentang fungsi if pada post sebelumnya. Disini kita pakai lagi untuk diskonnya. Setiap barang kita beri diskon yang berbeda beda.  Kita isi variable diskonnya ya. Seperti yang kita tau bahwa pesen adalah x/100 jadi disini langsung saja kita pakai desimalnya. Jangan lupa pada statement diatas menggunakan double karena angka yang kita masukkan desimal.  Seperti ini yaa
Pernyataan switch akan menyeleksi atau mencari sebuah kondisi yang di berikan dan kemudian membandingkan dengan konstanta yang ada pada case . Fungsi break disini adalah mengentika proses yang terjadi apabila perintah untuk eksekusi telah dilaksanakan.


 Case selanjutnya formatnya sama ya dengan yang sebelumnya. Karena kita memiliki 4 pilihan maka kita gunakan 4 case. Jangan lupa memberi break pada setiap akhir casenya agar tidak terhubung dengan case yang lain. Seperti ini guys.




Okke , sekarang kita coba run yak . kita klik kanan kemudian pilih “Run File”. Seperti ini


Akan muncul seperti ini di kolom output, kita masukkan kode barang  1 (beras) lalu kita enter.


Muncul seperti ini, kita masukkan jumlah pembelian beras 50 kg ya , seperti di bawah ini, lalu kita enter.


Taraaa jadi lah seperti ini


Sukses kan hihihi :D
Okkedeh sekian dulu ya post dari saya, jangan lupa ikuti post-post selanutnya.  Terimakasih telah membaca. See you guys.