Jumpa lagi bersama saya. Di post yang lalu kita sudah
belajar tentang menginputkan scanner pada java. Kini kita belajar tentang
switch case yaakk. Sebelumnya aku mau jelasin dulu apa sih sebenernya switch
case itu? Sebenarnya switch case dan if itu mirip. Tapi pada switch case di rancang khusus untuk
pengambilan keputusan dengan banyak alternatif pilihan. Oke langsung saua kita mulai tutorialnya.
Cekidooottt!!
Kali ini kita lanjutakan project toko pak joko yang di post
lalu yaa, tapi kalo mau bikin project baru juga bisa kok. Caranya bisa di lihat
di post sebelumnya. Oke kita lanjut lanjutin projectnya. Caranya gini, pertama
kita buka project took pak joko kita lalu kita double klik. Munculah folder
“Source Packages” kaya gini.
Lalu kita double klik lagi munculah folder “toko.pak.joko”
nah itu kita klik kanan. Akan muncul seperti ini
Kita sorot pilihan new lalu kita pilih Java Class, seperti
ini
Akan muncul kotak dialog. Pada kolom Class Name kita beri
nama sesuka hati kalian. Kali ini saya akan memberi nama “pilihbarang” . jika
sudah klik finish. Seperti ini
Tampilannya akan seperti ini
Okke kita mulai menginputkan scanner seperti di post
sebelumnya ya, dengan menambahkan import
java.util.Scanner; seperti ini
Lalu kita tambahkan statement public static void main(string [] Ayuputri) { , itu nama aku bisa
diganti sesuka hati yaa hehe . lalu kita tambahkan variable apa saja yang kita butuh kankaya gini nih.
Jadi public static void main itu sendiri
adalah fungsi main dimana public pada
bagian ini berarti bahwa metode-metode dapat dipanggl di dalam maupun di luar
kelas. Static sendiri brarti sama
untuk seluruh instan dari kelas dan void
sendiri baerarti bahwa metode tidak akan mengirim apapun setelah selesaint.
Fungsi main ini berisi argument yang diambil dari ruang eksekusi.
Statement Int untuk angka bulat sedangkan
statement double untuk angka desimal.
Okedeh
lanjut kita tampilkan outputnya ,
tambahkan juga variablenya pilih =
in.nextInt(); untuk memberi kode bahwa variable pilih akan di inputkan oleh
user, kira-kira seperti ini lah.
Fungsinya \n
sendiri adalah supaya tampilan lurus kebawah.
Kita mulai
menggunakan fungsi switch case, Disini kita menggunakan diskon ya , masih ingat
kan tentang fungsi if pada post sebelumnya. Disini kita pakai lagi untuk
diskonnya. Setiap barang kita beri diskon yang berbeda beda. Kita isi variable diskonnya ya. Seperti yang
kita tau bahwa pesen adalah x/100 jadi disini langsung saja kita pakai
desimalnya. Jangan lupa pada statement diatas menggunakan double karena angka
yang kita masukkan desimal. Seperti ini
yaa
Pernyataan switch akan menyeleksi atau mencari
sebuah kondisi yang di berikan dan kemudian membandingkan dengan konstanta yang
ada pada case . Fungsi break disini adalah mengentika proses
yang terjadi apabila perintah untuk eksekusi telah dilaksanakan.
Case selanjutnya formatnya sama ya dengan yang
sebelumnya. Karena kita memiliki 4 pilihan maka kita gunakan 4 case. Jangan
lupa memberi break pada setiap akhir
casenya agar tidak terhubung dengan case yang lain. Seperti ini guys.
Okke ,
sekarang kita coba run yak . kita klik kanan kemudian pilih “Run File”. Seperti
ini
Akan muncul
seperti ini di kolom output, kita masukkan kode barang 1 (beras) lalu kita enter.
Muncul
seperti ini, kita masukkan jumlah pembelian beras 50 kg ya , seperti di bawah
ini, lalu kita enter.
Taraaa jadi
lah seperti ini
Sukses kan
hihihi :D
Okkedeh
sekian dulu ya post dari saya, jangan lupa ikuti post-post selanutnya. Terimakasih telah membaca. See you guys.














